PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK HIPERAKTIF DI KELAS 2 SD BUDI MURNI 6
DOI:
https://doi.org/10.0905.vol1iss2no06pp59Keywords:
Pembelajaran Kolaboratif, Interaksi Sosial, Anak Hiperaktif, Pendidikan DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan interaksi sosial anak hiperaktif di kelas 2 SD Budi Murni 6. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan melibatkan 30 siswa, termasuk 10 anak yang teridentifikasi sebagai hiperaktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner sebelum dan sesudah penerapan metode pembelajaran kolaboratif selama enam minggu.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam perilaku interaksi sosial anak-anak. Observasi awal mencatat bahwa hanya sekitar 30% anak hiperaktif yang aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, sedangkan setelah penerapan metode kolaboratif, angka tersebut meningkat menjadi 70%. Skor rata-rata interaksi sosial yang diperoleh dari kuesioner juga meningkat dari 12 menjadi 24, menunjukkan perbaikan yang substansial. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p < 0,05.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan metode pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan interaksi sosial anak-anak hiperaktif secara efektif. Lingkungan belajar yang inklusif, serta peran guru sebagai fasilitator, menjadi faktor kunci dalam keberhasilan metode ini .Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan metode kolaboratif di kelas, serta menyoroti perlunya studi lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari metode ini.