STRATEGI PRAGMATIK PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DALAM MEMBANGUN RELASI DENGAN PEMBELI

Authors

  • Liana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Enjelika Noella Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Meilyna Sitinjak Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Widia Fiski Nainggolan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan
  • Aldo Pradipta Tarigan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan

Keywords:

pragmatik, strategi bahasa, pedagang pasar tradisional, relasi sosial, pembeli

Abstract

Artikel ini membahas strategi pragmatik yang digunakan pedagang pasar tradisional dalam membangun dan mempertahankan relasi dengan pembeli. Interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional tidak hanya berorientasi pada transaksi ekonomi, tetapi juga sarat dengan makna sosial, budaya, dan bahasa. Melalui pendekatan pragmatik, dapat dipahami bagaimana tuturan, pilihan kata, tindak tutur, prinsip kesantunan, serta konteks situasi dimanfaatkan pedagang untuk menciptakan keakraban, kepercayaan, dan loyalitas pembeli. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, manfaat, keunggulan, dan kelemahan strategi pragmatik pedagang pasar tradisional serta relevansinya dalam kehidupan sosial masyarakat.

Downloads

Published

2026-02-09